Ikuti Regulasi LCGC, Fitur Honda Brio Sudah Maksimal

Jakarta – Kenaikan harga Honda Brio terbaru sangat signifikan yakni sekitar Rp 6,5 juta sampai Rp 10 juta. Hal tersebut dikatakan berbanding lurus dengan ubahan yang dimilikinya.

Namun tak sedikit yang berkata fitur tambahan di Brio masih kurang. Menanggapinya, Development Leader Honda R&D Asia Pacific Co., Ltd Tsutomu Harano memaparkan ubahan Brio sudah maksimal. Sebab harus ada aturan LCGC yang harus dipenuhi.

“Kalau secara pribadi sih inginnya menambah fitur sebanyak mungkin, tapi kan tidak seperti itu. Ada keterbatasan dari sisi LCGC-nya sendiri. Itulah yang membatasi,” ungkap Harano di Jakarta.

“Jadi bukan berarti Honda tidak mau menambah fitur-fitur. Oleh sebab itu kalau ada permintaan yang bagus, silahkan ajukan saja. Saya akan berkerja dan berpikir keras supaya bagaimana di model kedepan fitur itu akan ada,” lanjutnya.

Dikesempatan itu pula Harano menuturkan bahwa Honda Brio terbaru memiliki kandungan lokal yang lebih banyak daripada versi terdahulunya. Kenaikannya sebanyak 2 persen.

“Kandungan lokal Brio terbaru ini naik 2 persen dibanding model lamanya. Misalnya itu engine. Sebab, LCGC itu kan ada regulasi untuk bagian-bagian yang harus dilokalkan dan semuanya kita sanggupi, sudah kita penuhi. Bila perhitungannya dari sisi cost, konten lokal Brio terbaru 85%,” tutup Harano. (ruk/lth)